• Jelajahi

    Copyright © MAJAHNEWS.COM | BERITA ISLAM TERKINI HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Umat Islam Tanjung Balai Gelar Aksi, Sebut Sukmawati Menista Islam

    MAJAHNEWS
    Sabtu, 23 November 2019, 23:56 WIB Last Updated 2019-11-23T16:56:17Z
      Umat Islam Tanjung Balai Gelar Aksi, Sebut Sukmawati Menista Islam

    MajahNews.Com ■ Sekitar 500 jamaah, warga Tanjungbalai turun ke jalan melakukan Aksi bela Islam menuntut Sukmawati untuk diadili karena dianggap melakukan penistaan Agama terkait pernyataannya yang dianggap membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Ir Soekarno, dan Alqur'an dengan Pancasila.

    Aksi yang dilakukan oleh Aliansi Umat Islam (AUI) Kota Tanjungbalai tersebut dimulai dari titik kumpul Masjid Raya  long mach hingga ke Mapolres Tanjungbalai.

    Disepanjang jalan para peserta aksi melakukan orasi bergantian. Mammad Yusuf dari PMMI Durrun Nafis dalam orasinya mengecam sukmawati yang dianggap melakukan penistaan agama.

    " Rasulullah adalah manusia yang mulia, seekor Anjing saja tidak rela Nabi Muhammad Saw dihina, pernah dalam satu kisah ada orang yang menghina rasul maka seekor Anjing tersebut menggigit orang tersebut hingga mati", ungkap beliau.

    Abu Fizho dari Majelis Dakwah Islam (MDI) juga mengecam sukmawati dalam orasinya. " Rasulullah adalah panutan kita terdapat suri tauladan yang baik padanya, maka tidak pantas beliau dibandingkan dengan soekarno, dan permasalahan umat saat ini sangat  banyak dari Islam yang jauh dari agamanya sampai berbagai macam lainnya, maka solusi daripada permasalahan umat ini adalah penerapan syariah dan khilafah," pekik beliau.

    Chairul Marpaung dari Lembaga Dakwah Remaja (LDR) dalam orasinya mengatakan "Tidak relevannya perbandingkan yang disampaikan oleh sukmawati. Alangkah baiknya kalau soekarno di badingkan dengan pahlawan pahlawan lainya, semasa kemerdekaan terdahulu. Dan terlihat bobrok demokrasi dengan membiarkannya. Sukmawati berbicara berulang ulang  tentang islam yang bukan kapasitas nya untuk menyampaikan itu, sehingga umat muslim sakit dengan ucapan sampahnya. Rasullah adalah pemimpin yang menorehkan sistem khilafah 13 abad lamanya, sedangkan demokrasi baru seumur jagung yang belum mencapai 1 abad lamanya.Jadi perbandingan yang disampaikan sukmawati itu ibarat langit dan bumi," Pekik beliau disambut dengan teriakan dari peserta aksi.

    Ustadz Indra BMT koordinator AUI dalam pernyataan sikapnya mengecam dan mengutuk pernyataan sukmawati, beliau  mendesak Polri untuk menangkap dan memproses hukum sukmawati.

    Selain itu, beliau juga menyerukan kepada seluruh umat islam khususnya Tanjungbalai untuk bersatu dan menjaga kondusifitas serta tidak terpancing dari provikasi yang tidak bertanggung jawab.

    Sementara ketua MDI ustadz Muhammad Ali Rukun dalam orasinya mengatakan "Maraknya penistaan agama Islam termasuk pernyataan sukmawati yang baru-baru ini karena tidak ditegakkannya hukum, hukum seperi pisau tajam kebawah dan tumpul ke atas. Maka solusinya adalah kembali pada  hukum Allah yakni dengan menegakkan Syariah,"  ungkap beliau.

    Selain itu, tampak juga orator lain dari Ketua BKPRMI Ustadz Hafidz Eki Prayoga, Ustadz Taufik Azhar dari Fordapim, Ketua LDR Tanjungbalai Surya Darma, Ketua Kupaz Tanjungbalai Ustadz Amar dan lain-lain.

    Mereka juga mengatakan hal yang sama mengecam sukmawati yang dianggap menista Agama Islam.

    Tampak juga peserta yang hadir dari FPI, Fornusa, PII, Himpipsos, dan lain sebagainya.

    Peserta Aksi langsung disambut Kapolres Tanjungbalai Putu Yudha Prawira. Beliau menyambut dan mengapresiasi aksi tersebut yang berjalan damai dan kondusif.

    Koordinator Aksi Herman Ramadhan Alias Ade Wily mengajak peserta aksi untuk bersumpah membela islam hingga titik darah penghabisan. Selain itu, beliau juga mengatakan akan menurunkan aksi yang lebih besar lagi jika aspirasi umat Islam tidak ditanggapi.

    Selain melakukan orasi massa juga melakukan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina yang dijajah Israel. Massa membubarkan Aksi dengan tertib dan damai sambil mengumpulkan sampah hingga bersih.

    Sumber: Dakwah Sumut

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini


    ORMAS ISLAM

    +