• Jelajahi

    Copyright © MAJAHNEWS.COM | BERITA ISLAM TERKINI HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Makmurkan Masjid, Posdaya Nurul Khasanah Sejahterakan Warga Sumbermulyo

    MAJAHNEWS
    Rabu, 09 Agustus 2017, 19:52 WIB Last Updated 2017-08-09T12:52:28Z

    Berdiri mulai 2015, kehadiran Posdaya Masjid Nurul Khasanah memberi harapan baru bagi masyarakat Dusun Sumbermulyo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang untuk dapat meningkatkan perekonomian.

    Caranya melalui program Posdaya Masjid yang diperkenalkan oleh mahasiswa Universitas Isalam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Di kecamatan Pujon sendiri, saat ini sudah berdiri sembilan Posdaya Masjid.

    Ketua Paguyuban Posdaya Masjid, Joko Chaliq mengatakan bahwa pertama kali ia dan warga dusun Sumbermulyo mengenal Posdaya Masjid dari Mahasiswa UIN Malang lewat Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tematik yang dilakukan di daerah tersebut.

    Kemudian para mahasiswa UIN diturunkan ke beberapa masjid dengan tujuan untuk memakmurkan Masjid melalui peningkatan perekonomian masyarakat sekitar Masjid berbasis Posdaya Masjid.

    “Pertama kami mendengarkan keluhan masyarakat mengenai masjid dan sampai d imana dampak masjid bagi kemakmuran masyarakat, serta harapan mereka dengan adanya Masjid itu seperti apa. Dari keluhan tersebut kemudian kita pelajari upaya-upaya seperti apa yang harus dilakukan agar masyarakat bisa memakmurkan masjid dan  memakmurkan masyarakat sekitar,” jelasnya kepada Cendana News beberapa waktu yang lalu.

    Joko menyampaikan, konsep yang ditawarkan Posdaya Masjid sangat luar biasa karena sesuai dengan konsep Rosulullah yang menginginkan agar masjid tidak hanya digunakan sebagai tempat melakukan ibadah saja.

    Masjid juga mempunyai fungsi sebagai pusat pendidikan dan peningkatan perekonomian sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera. Menurut Joko, untuk dapat membenahi umat, terlebih dahulu yang harus dibenahi adalah perekonomiannya.

    “Jadi pembenahan umat bisa dilakukan melalui peningkatan ekonomi. Ekonomi masyarakat harus ditata terlebih dulu, kalau ekonomi masyarakat sudah bagus dan tertata, baru kita bisa benahi masyarakatnya. Selama kondisi pekonominya belum bagus, maka dapat menyebabkan angka kriminal semakin meningkat,” ujarnya.

    Dari situ kemudian Posdaya Masjid Nurul Khasanah dibantu mahasiswa KKM dan para tenaga ahli sering melakukan pelatihan-pelatihan membuat produk-produk yang memiliki nilai jual sehingga bisa menunjang ekonomi masyarakat di sekitar masjid.

    Lebih lanjut Joko menjelaskan, di dusun yang memiliki 375 Kepala Keluarga yang terdiri dari 1 RW dan 4 RT tersebut juga terdapat peternakan sapi, kelinci dan domba. Untuk peternak sapi, Joko menerapkan sistem bagi hasil, baik dari hasil penjualan susu mupun dari anak sapinya.

    “Dulunya hanya tiga peternak sapi, sekarang sudah ada enam peternak sapi,” akunya.

    Setelah peternakan sapi berhasil, kemudian ia kembangkan lagi di bidang pemberdayaan budidaya Kelinci. Di mana masyarakat yang mau ternak kelinci, akan diberikan bimbingan, dan juga pendampingan modal mulai dari kandang sampai bibit kelinci.

    “Nanti kalau mereka sukses budidaya Kelinci, mereka bisa jual kelincinya ke saya dan saya jual lagi ke Malang. Kelinci umur satu bulan saya hargai 15 ribu rupiah.Sekarang warga yang sudah sukses beternak kelinci ada empat orang,” terangnya.

    Sementara itu dalam bidang kesehatan, Posdaya Nurul Khasanah bekerjasama Puskesmas sekitar untuk melakukan kegiatan Jumat sehat yang dilakukan usai Salat Jumat.

    Dalam kegiatan tersebut, masyarakat bisa melakukan tes darah, kolesterol, dan tes diabetes. Para anggota posdaya juga diberikan pelatihan untuk mendapatkan sertifikat dari puskesmas setempat.

    “Di kegiatan ini kami ingin memberikan pelayanan kesehatan kepad masyarakat dengan mendatangi rumah setiap Jumat sekaligus sebagai sarana dakwah kecil-kecilan,” katanya.

    Sedangkan pada bidang lingkungan, Posdaya Nurul Khasanah juga telah mejalin hubungan dengan pihak Taman Hutan Rakyat (Tahura) untuk bersama-sama melindungi hutan-hutan di wilayah tersebut agar tidak gundul sekaligus menjaga kelestarian satwa yang ada di hutan.

    “Kemarin kita mendapatkan sumbangan pohon Kelor dari UIN Malang yang kemudian kami tanam di sekitar sumber-sumber air yang ada sehingga tetap terjaga,” tuturnya.

    Disebutkan, selain menanam tanaman produktif, ke depan warga Dusun Sumbermulyo juga akan mulai menanam tanaman berbunga.



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini


    ORMAS ISLAM

    +